July 23, 2011

Kenali Lebih Jelas Memory Komputer Anda

Salah satu pedoman yang mungkin bisa menjadi catatan bagi anda para penggemar Overclocking adalah adanya perbedaan pada prinsip kerja RAM (Random Access Memory), antara yang satu dan jenis lainnya.
sebagai contoh, kerja memory pada AMD seri K8 (Athlon 64), pada sistem berbasis AMD series ke 8 ini. terjadi pemotongan jalur data untuk memory, yaitu pemindahan memory controller pada chipset langsung ke dalam badan Core Processor, sedangkan pada sistem berbasis Intel dan sistem AMD sebelum K8 series masih membutuhkan bantuan chipset untuk controller memory ini. Dari contoh tersebut kita bisa memiliki cara pandang yang berbeda terhadap momory yang akan di gunakan pada sistem berbasis K8 dengan sistem lainnya.

Perbedaan tersebut berhubungan dengan bus memory yang digunakan, memory timing yang di perlukan dan juga kondisi kecepatan memory yang di selaraskan dengan kerja Processor pada sistem tersebut. 

Dengan cara menganalisa perbedaan -perbedaan pada setiap jenis dan merk memory tertentu kita bisa menentukan pilihan chipset memory yang paling tepat untuk sistem kita, apakah mementingkan timing, mementingkan clock yang tinggi, atau mementingkan keselarasan antara bus processor dan memory. Namun perbedaan tersebut hanya akan penting dan terasa pada penggunaan sistem dengan memory DDR, sedang pada DDR2 semua tampak sama. Pada DDR2, semakin tinggi bus, akan semakin tinggi pula kinerjanya, disini bandwidth lebih berperan daripada timing, karena clock yang sanggup digapai DDR2 sangat jauh melebihi DDR, sehingga keketatan timing tampak “seolah-olah” tidak lagi menjadi prioritas. (sebagai gambaran, bandwidth sistem dengan DDR rata-rata berkisar di angka 3000-5000, sedang pada DDR2 berkisar 7000-10000).

Berikut beberapa gambaran gambaran dasar memory.

-TIMING, timing pada memory merupakan pengatur kecepatan data yang akan dan sedang diolah oleh memory, sehingga sangat berpengaruh dengan jumlah data yang sanggup diselesaikan untuk proses selanjutnya. Ada beberapa pengaturan timing pada memory, disini saya coba berikan beberapa gambaran dasar tentang memory timing.

     
Timing utama Memory:
      • Column Addres Strobe / Column Addres Select (CAS) Latency.
adalah pengontrol waktu putaran saat pengiriman data pembacaan perintah sampai pembacaan tersebut berlangsung. Waktu dari awal CAS ke akhir CAS biasa disebut waktu ‘latency’. Semakin rendah nilai ini, berarti proses semakin cepat dan performance semakin tinggi. Jadi CAS latency merupakan waktu penundaan dalam perputaran waktu antara pengiriman perintah pembacaan sampai data pembacaan pertama itu terkirim ke output. Bagian ini adalah bagian terpenting dan yang paling menentukan kecepatan akses memory.
Contoh : 2.5-3-3-8 angka “2.5” adalah CAS timing. Secara umum, semakin rendah CAS latency, semakin baik

      • tRCD Timing: RAS to CAS Delay
(Row Address Strobe/Select to Column Address Strobe/Select). Adalah waktu penundaan perintah yang aktif hingga siap untuk dilakukan proses pembacaan / penulisan.
Contoh : 2.5-3-3-8 angka “3” adalah tRCD timing.

      • tRP Timing: Row Precharge Time.
Adalah waktu minimum yang digunakan antara perintah yang aktif ke proses pembacaan/penulisan data pada keping memori berikutnya pada memori module.
Contoh : 2.5-3-4-8 angka “4” adalah tRP timing.
     
      • tRAS Timing: Min RAS Active Time.
Adalah waktu pengaktifan dan penonaktifan perintah masing-masing baris memori sampai berakhirnya batas waktu tRAS yang ditetapkan. Semakin rendah, performanya semaki cepat, namun bila terlalu cepat data yang dipindahkan belum tentu terselesaikan semua, sehingga bisa mengakibatkan proses tidak sempurna dan data corrupt. Untuk penghitungan angka tRAS yang optimal adalah dengan menjumlahkan tCL, tRCD, dan tRP (tRAS = tCL + tRCD + tRP), dengan konfigurasi +/- 1 dari angka tersebut. (2.5+3+4 = 9.5) => jadi angka tRAS yang diambil 8, 9, atau 10.
Contoh : 2.5-3-4-8 angka “8” adalah tRAS timing.

Timing lainnya :

      • tWR - Write Recovery Time
tWR adalah putaran waktu yang diperlukan untuk proses penulisan data dengan persiapan data untuk perintah selanjutnya. tWR diperlukan untuk memastikan semua data di buffer penulisan dapat tertulis dengan aman dan sempurna di chip memori.

      • tRAS - Row Active Time
tRAS adalah putaran waktu yang diperlukan untuk proses tampungan perintah aktif yang akan dilaksanakan (bank active command) ke masuknya perintah tersebut ke perintah yang akan siap dikerjakan (precharge command).

      • tRC - Row Cycle Time
tRC adalah waktu interval minimal perintah aktif yang telah terlaksana pada keping / bank yang sama.
tRC = tRAS + tRP

      • tRP - Row Precharge Time
tRP adalah putaran waktu yang diperlukan untuk proses perintah yang siap dilaksanakan (precharge command) ke perintah aktif (active command). Pada waktu ini keping/bank memori telah aktif.

      • tRRD - Row Active to Row Active Delay
tRRD adalah interval minimal antara perintah yang telah aktif ke proses yang akan dieksekusi di keping/bank selanjutnya.

      • tCCD - Column Address to Column Address Delay
tCCD adalah waktu tunda untuk pengaturan perintah pada masing-masing column address.

      • tRD - Active to Read Delay
tRD adalah penundaan waktu yang diperlukan untuk proses perintah yang telah aktif ke perintah baca.

      • tWTR - Internal Write to Read Command Delay
tWTR adalah waktu tunda untuk proses penulisan di keping memori ke proses perintah pembacaan data yang telah dituliskan tersebut.

      • tRDA - Read Delay Adjust
tRDA adalah pengaturan waktu tunda untuk proses pembacaan data di memory.

artikel ini dibuat untuk sharing dan pembelajaran, bukan untuk alasan menggurui, karana saya juga masih sama-sama belajar jadi kalau ada kata / penulisan yang salah, tolong di maafkan dan silahkan di koreksi. saran dan kritik anda adalah baik dan untuk kemajuan bersama.

4 Comment:

Anonymous said...

Tengkyu Mas, saya suka sekali artikel ini yang
kebetulan saya cari2.

- Jadi kesimpulannya, Mobo paling Vital sebagai
alat untuk tweak/OC procie kita ya Mas?
- Apa Dual Channel harus identik spek kedua RAM tsb? (CAS, trd, trda, dsb)?
- Untuk mobo chipset P41/P43, bisa Mas sarankan merk/tipe yg BIOSnya punya fitur OC bagus ?
- Apa generik RAM tidak bisa diOC walaupun Mobo punya fiturnya?

Mohon pencerahannya, terima kasih banyak.

Fajar -JKT

Mobile App Developers said...

Awesome work.Just wanted to drop a comment and say I am new to your blog and really like what I am reading.Thanks for the share

Lensico Social said...

Hi, Really great effort. Everyone must read this article. Thanks for sharing.

Buy Contact Lenses said...

Hi, Really great effort. Everyone must read this article. Thanks for sharing.

Post a Comment

Oiy eternal-link itu blog dofollow jadi jangan sungkan untuk tinggalin jejak kawan so..Silahkan Koment (NO LINK DIDALAM KOMENTAR ATAU TERPAKSA DI TRASH !!), dan jangan di-spam yah!!

About Me

My photo
Jakarta-Timur, Asia, Indonesia
Hallo kawan blogger selamat datang di eternal-link - blog yang menyediakan berbagai macam ulasan mengenai dunia komputer dan pernak-perniknya. Nama saya Rudy Haryanto, saya adalah seorang blogger paruh waktu yang senang mengetahui sesuatu yang baru dan mempelajari apa yang baru saya temukan.

Stats

Blog Archive

Blog Direktori [Ayo Daftarkan Blogmu]

  ©E t e r n a l-L i n k - All rights reserved.

Template by Dicas Blogger | Topo